Malang, 17 Januari 2023 – Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) melalui Sentra Hak Kekayaan Intelektual (Sentra HKI) dipercaya menjadi tuan rumah pelaksanaan Rapat Koordinasi Asosiasi Sentra Kekayaan Intelektual Perguruan Tinggi Muhammadiyah (ASKI–PTM) dan Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) Simposium ASKI–PTM Tahun 2022, yang diselenggarakan secara luring dan daring pada Selasa, 17 Januari 2023.

Acara berlangsung di Ruang Rapat Pusat Pengembangan Bioteknologi (Pusbang Biotek) UMM, dan dihadiri secara langsung oleh jajaran pengurus Sentra HKI UMM bersama perwakilan pengurus ASKI–PTM, di antaranya:
-
Prof. Dra. Kun Harismah, M.Si., Ph.D. – Ketua Umum ASKI–PTM
-
Dra. Sudarmini, M.Pd. – Bendahara Umum ASKI–PTM
-
Budi Nugroho – Ketua Pelaksana Simposium Nasional dan Penandatanganan PKS antara ASKI–PTM dengan DJKI
Sementara itu, rapat juga diikuti oleh pengurus ASKI–PTM periode 2022–2025 dari berbagai Perguruan Tinggi Muhammadiyah se-Indonesia secara daring.
Pelaksanaan kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari Surat Permohonan ASKI–PTM Nomor 043/ASKI-PTM/A/XII/2022, yang meminta UMM menjadi tuan rumah rapat koordinasi dan penyampaian LPJ simposium nasional yang telah dilaksanakan sebelumnya.
Bahas Evaluasi Simposium & Rencana Strategis 2023
Rapat ini menjadi forum penting dalam membahas hasil pelaksanaan Simposium Nasional dan Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara 44 PTM anggota ASKI–PTM dengan DJKI yang digelar pada 2022 lalu. Selain LPJ kegiatan, forum juga digunakan untuk menyusun agenda strategis ASKI–PTM tahun 2023, memperkuat kolaborasi antar Sentra HKI PTM, dan mematangkan langkah bersama dalam pemajuan sistem perlindungan dan pemanfaatan Kekayaan Intelektual di lingkungan Muhammadiyah.
UMM, sebagai bagian dari anggota aktif ASKI–PTM, terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung penguatan ekosistem Kekayaan Intelektual di lingkungan perguruan tinggi, baik melalui peningkatan kapasitas SDM, konsultasi KI, hingga pembinaan intensif terhadap dosen dan mahasiswa dalam menghasilkan karya yang bernilai kekayaan intelektual.