
Sebagai langkah strategis dalam meningkatkan kapasitas manajemen hilirisasi dan komersialisasi Kekayaan Intelektual (KI), Sentra Hak Kekayaan Intelektual (HKI) Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) melaksanakan studi banding ke Direktorat Inovasi dan Kawasan Sains Teknologi (DIKST) – Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya, pada Senin, 7 Agustus 2023.
Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh kebutuhan untuk melakukan benchmarking terhadap pengelolaan hilirisasi dan komersialisasi hasil invensi, khususnya di bidang keteknikan, yang dinilai masih menjadi tantangan dalam manajemen Sentra HKI UMM.

Rombongan diterima langsung oleh Ary Bachtiar Krishna Putra, S.T., M.T., Ph.D, selaku Manajer Senior Kantor Alih Teknologi DIKST ITS, yang membuka kegiatan dengan sambutan dan pengantar mengenai ekosistem inovasi yang telah dibangun ITS.
Selanjutnya, kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan materi dan diskusi mengenai:
- Strategi hilirisasi hasil riset teknik menjadi produk inovatif,
- Model komersialisasi berbasis industri dan kemitraan,
- Tata kelola unit pendukung seperti inkubator bisnis dan kawasan sains.
Selama sesi diskusi, peserta dari UMM memperoleh wawasan langsung terkait bagaimana ITS mengelola dan mendorong hasil riset menjadi produk bernilai ekonomi tinggi yang dapat masuk ke pasar.
Kegiatan ditutup dengan kunjungan ke fasilitas pameran inovasi dan unit-unit pendukung DIKST ITS, yang menampilkan beragam produk hasil invensi dari bidang keteknikan dan sains terapan.
Melalui studi banding ini, Sentra HKI UMM berharap dapat mengakselerasi proses hilirisasi dan komersialisasi hasil-hasil KI di lingkungan civitas akademika UMM, serta pada akhirnya mampu mendorong perolehan profit komersial dari produk KI berbasis perguruan tinggi.