Sebagai wujud dukungan terhadap perlindungan kekayaan intelektual di sektor pertanian, Sentra HKI Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) turut hadir dalam kegiatan Pekan Perlindungan Varietas Tanaman: Menuju 2 Dekade, yang sekaligus menjadi momentum Pencanangan Hari Perlindungan Varietas Tanaman (PVT) Nasional. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Kementerian Pertanian Republik Indonesia selama dua hari, pada Selasa–Rabu, 17–18 Desember 2019, bertempat di Auditorium Gedung F, Kementerian Pertanian, Jl. Harsono RM No.3, Ragunan – Jakarta Selatan.
Sentra HKI UMM mengutus satu orang perwakilan berdasarkan Surat Tugas Wakil Rektor I Nomor E.2.b/1437/BAA-UMM/XII/2019. Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam penguatan wawasan dan kebijakan terkait perlindungan varietas tanaman, khususnya bagi para pemangku kepentingan di bidang riset, hukum, pertanian, dan industri.
Hari Pertama – Selasa, 17 Desember 2019
Acara dibuka dengan sesi bincang inspiratif bertajuk “Back to Nature dengan Rempah Lokal Indonesia”, dilanjutkan dengan paparan dari berbagai instansi terkait, seperti:
-
BB Biogen mengenai pentingnya perlindungan sumber daya genetik dalam mendukung tujuan pembangunan berkelanjutan (SDG),
-
Kalbe Farma yang mengulas peran industri dalam pengembangan dan pemanfaatan varietas lokal,
-
B2P2TOOT (Balai Besar Penelitian Tanaman Obat dan Obat Tradisional) tentang eksplorasi dan konservasi tanaman obat.
Sesi siang dilanjutkan dengan penyampaian makalah dari para pemakalah terpilih dalam Call for Papers, yang membahas beragam aspek ilmiah dan hukum terkait PVT.
Hari Kedua – Rabu, 18 Desember 2019
Puncak acara dimulai dengan pencanangan resmi Hari Perlindungan Varietas Tanaman oleh Menteri Pertanian RI, ditandai dengan:
-
Tayangan sejarah singkat perjalanan PVT di Indonesia,
-
Penyerahan buku “Profil Varietas Indonesia dan PVTpedia” kepada para pemangku kepentingan,
-
Penganugerahan gelar Bapak Perlindungan Varietas Tanaman Indonesia kepada Prof. Achmad Baihaki,
-
Sambutan dan arahan Menteri Pertanian mengenai pentingnya peran PVT dalam ketahanan pangan dan keberlanjutan pertanian nasional.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan diskusi publik bertajuk “Tinjauan Kritis Implementasi UU No. 29 Tahun 2000 tentang Perlindungan Varietas Tanaman”, menghadirkan narasumber akademisi dan praktisi seperti Dr. Nurul Barizah, Prof. Sobir, dan Glen Pardede.
Keikutsertaan Sentra HKI UMM dalam kegiatan ini memperluas pemahaman terhadap peran PVT dalam sistem kekayaan intelektual nasional dan menjadi bekal penting dalam mendukung perlindungan inovasi di bidang pertanian, khususnya yang dikembangkan oleh sivitas akademika UMM.