Surabaya, 29–30 Maret 2023 – Dalam rangka meningkatkan kapasitas sumber daya manusia di bidang valuasi kekayaan intelektual, Sentra HKI Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) mengikuti kegiatan National TISC Training yang diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI) Kementerian Hukum dan HAM Republik Indonesia, bekerja sama dengan World Intellectual Property Organization (WIPO) dan Japan Patent Office (JPO).

Kegiatan ini diselenggarakan secara luring di Hotel DoubleTree by Hilton, Jl. Tunjungan 12, Surabaya, pada Rabu–Kamis, 29–30 Maret 2023. Sentra HKI UMM menugaskan dua orang peserta melalui Surat Tugas dari Wakil Rektor I Nomor: E.2.b/260/BAA-AIK/UMM/III/2023, sebagai bentuk partisipasi aktif dalam penguatan layanan Technology and Innovation Support Center (TISC) di lingkungan universitas.

Fokus pada Valuasi Kekayaan Intelektual dan Pemanfaatannya

Kegiatan dibuka dengan sambutan dari Mr. Razilu, Plt. Direktur Jenderal Kekayaan Intelektual, dan dilanjutkan oleh Mr. Alejandro Roca-Campaña dari WIPO, Geneva. Dalam pelatihan ini, peserta mendapatkan materi mendalam terkait valuasi kekayaan intelektual (IP Valuation), baik dari sisi teori maupun praktik studi kasus.

Di antara topik yang disampaikan antara lain:

Pemateri berasal dari berbagai lembaga internasional dan nasional, termasuk para pakar dari WIPO, International Valuation Standards Council (IVSC), serta praktisi nasional seperti Mr. Budi Martokoesoemo, pakar valuasi IP dari Indonesia.

Komitmen UMM dalam Meningkatkan Kualitas TISC

Dengan mengikuti pelatihan ini, Sentra HKI UMM memperkuat kompetensi dalam memberikan layanan pendampingan dan konsultasi valuasi kekayaan intelektual, yang sangat penting untuk mendukung proses komersialisasi hasil riset dosen dan mahasiswa. Kegiatan ini juga memperluas jejaring dan koordinasi dengan instansi nasional maupun internasional dalam pengelolaan sistem kekayaan intelektual berbasis inovasi.