Surabaya, 28 Agustus 2024 – Guna meningkatkan pemahaman dan keterampilan teknis dalam penyusunan permohonan paten, Sentra Hak Kekayaan Intelektual (Sentra HKI) Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) mengikuti kegiatan Sosialisasi Teknis Drafting Paten Bagi Inventor di Wilayah Jawa Timur yang diselenggarakan oleh Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia Provinsi Jawa Timur.
Mengusung tema “Drafting Paten Intensif: Dari Ide Hingga Klaim Paten”, kegiatan ini berlangsung pada Rabu, 28 Agustus 2024, di Mercure Surabaya Grand Mirama Hotel, Jl. Raya Darmo No. 68–78, Kota Surabaya. Sentra HKI UMM menugaskan dua orang perwakilan berdasarkan Surat Tugas Wakil Rektor IV UMM Nomor: E.2.b/74.08/RPK-UMM/2024.
Acara diawali dengan pembukaan resmi oleh Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham Jawa Timur, yang dilanjutkan dengan sesi foto bersama dan sambutan dari panitia penyelenggara. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan penyampaian materi teknis oleh narasumber dari berbagai institusi strategis.
Materi dan Fokus Pembahasan
-
Materi I: “Siklus Pengembangan Invensi: Dari Ide hingga Komersialisasi”
Disampaikan oleh narasumber dari Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), sesi ini membahas tahapan penting dalam mengembangkan invensi yang layak secara teknologi dan komersial, serta bagaimana mengidentifikasi potensi paten sejak fase ide hingga ke pasar. -
Materi II: “Alur Proses Permohonan Paten”
Dibawakan oleh Direktorat Paten, DTLST, dan Rahasia Dagang DJKI, materi ini mengulas proses administratif dan substantif dalam pengajuan paten, termasuk dokumen yang wajib disiapkan oleh inventor atau pendamping dari Sentra HKI. -
Materi III: “Praktik Drafting Paten”
Sebagai inti kegiatan, sesi ini memberikan pelatihan intensif mengenai teknik penyusunan klaim dan deskripsi paten, serta praktik langsung menulis draft permohonan yang sesuai standar DJKI.
Manfaat bagi Sentra HKI UMM
Melalui partisipasi dalam kegiatan ini, perwakilan Sentra HKI UMM mendapatkan pembekalan teknis yang sangat relevan dalam mendampingi inventor UMM, terutama dalam menyusun dokumen permohonan paten yang berkualitas, serta memahami strategi merancang klaim paten yang kuat dan terlindungi secara hukum.
Kegiatan ini juga menjadi ajang komunikasi antarperguruan tinggi dan instansi pemerintah di wilayah Jawa Timur dalam membangun ekosistem kekayaan intelektual yang aktif, kolaboratif, dan produktif.