Dalam rangka penguatan peran Sentra Kekayaan Intelektual di lingkungan perguruan tinggi, Sentra HKI Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) kembali menunjukkan kontribusinya pada Workshop Sentra Kekayaan Intelektual Tahun 2024 yang diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi – Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek).
Kegiatan ini diselenggarakan selama tiga hari, Senin–Rabu, 30 September – 2 Oktober 2024, bertempat di Fox Hotel Gorontalo, Jl. Kasuari I No. 76, Heledulaa Selatan, Kecamatan Kota Timur, Kota Gorontalo, Sulawesi.
Menindaklanjuti Surat Undangan Nomor 1073/E5/KB.09.00/2024, Sentra HKI UMM menugaskan 1 (satu) orang perwakilan sebagai narasumber dan tim panitia, yakni Sofyan Arief, S.H., M.Kn., Ketua Sentra HKI – UMM. Penugasan ini dikuatkan dengan Surat Tugas dari Wakil Rektor IV UMM Nomor E.2.b/139.09/RPK-UMM/2024.
Rangkaian Kegiatan

Kegiatan diawali dengan sesi internal berupa penyamaan persepsi narasumber yang dilaksanakan pada hari pertama (30/9), dihadiri oleh para narasumber dan perwakilan dari DJKI serta Ditjen Diktiristek.
Pada hari kedua (01/10), acara dibuka secara resmi dengan sambutan dari perwakilan pimpinan perguruan tinggi serta Direktorat Riset, Teknologi, dan Pengabdian kepada Masyarakat (DRTPM). Acara kemudian dilanjutkan dengan rangkaian pemaparan materi dari narasumber ahli, antara lain:
-
Amran Laga yang membahas Sistem Kekayaan Intelektual,
-
Juldin Bahriansyah dengan topik Pemanfaatan KI dalam Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat,
-
Sofyan Arief yang menyampaikan tentang Manajemen dan Pengelolaan KI,
-
dan perwakilan dari Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI) yang memberikan materi tentang Keterampilan Pendampingan Pendaftaran KI.
Kegiatan hari ketiga (02/10) diakhiri dengan sesi laporan dan evaluasi, yang dipandu oleh Kepala LPPM dari perguruan tinggi tuan rumah.

Peran Strategis Sentra HKI UMM
Keikutsertaan Sentra HKI UMM tidak hanya sebagai peserta, tetapi juga sebagai narasumber aktif menjadi bukti keterlibatan institusi dalam penguatan sistem pengelolaan kekayaan intelektual di tingkat nasional. Melalui forum ini, Sentra HKI UMM turut mendorong pertukaran pengetahuan dan praktik baik antarperguruan tinggi dalam meningkatkan kualitas layanan, pelindungan, dan hilirisasi hasil riset sivitas akademika.
Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat peran strategis Sentra HKI dalam mendukung program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) melalui integrasi kekayaan intelektual dalam riset dan pengabdian kepada masyarakat.